Tuesday, 24 February 2009
Membaca Report Pada Google Adsense
05:05
Saat login di Google Adsense, Anda akan mendapatkan laporan (report) tentang penghasilan Anda. Defaultnya laporan perolehan hari ini. Namun, Anda juga dapat menampilkan laporan sesuai dengan rentang waktu yang Anda pilih.
Di laporan tersebut terdapat 5 hal yaitu: Page Impressions, Clicks, Page CTR, Page e-CPM, dan Earnings. Sebagai catatan kelima hal ini muncul jika Anda memilih Inggris sebagai default bahasa akun Google Adsense Anda. Di bahasa Indonesia mungkin kata-katanya lain. Tapi pengertiannya sama kok.
Terus apa makna setiap bagian tersebut bagi kita? OK mari kita bahas satu persatu
Page Impressions
Merupakan jumlah berapa kali iklan Adsense muncul. Kalau sebuah halaman di pasangi 3 iklan adsense dan dikunjungi sebanyak 10 kali maka page impressionsnya ialah 3x10 = 30. Jadi page impressions beda dengan page view sebuah website.
Clicks
Sederhana saja, ini menunjukkan berapa kali iklan adsense di klik.
Page CTR
Kepanjangannya ialah Rage Click-thru Rate. Artinya prosentase dari jumlah klik dibagi dengan jumlah impresi. Sebagai contoh kalau impresinya sebanyak 1000 sedangkan kliknya sebanyak 27 maka Page CTRnya ialah (27 x 100%) : 1000 = 2,7%.
Page eCPM
Kepanjangannya effective cost per thousand (M = mill = thousand in Latin) atau harga per 1000 impresi. Rumus yang digunakan untuk menghitung eCPM ialah penghasilan/impresi kalikan dengan 1000. Sebagai contoh bila penghasilanmu ialah $1 dengan 100 impresi maka eCPMnya ialah 1/100 x 1000 = $10.
Earnings
Apalagi kalau bukan penghasilan.
Lalu apa makna dari setiap informasi tersebut?
Tentu saja jumlah penghasilan Adsense kamu akan ditentukan oleh jumlah orang yang mengiklik iklan Adsense. Namun jangan salah, bila jumlah klik besarnya hampir separo atau bahkan mendekati jumlah impresi bisa-bisa Google akan menendang keanggotaan kamu dari Adsense. Kenapa? Karena mereka akan menyangka kamu melakukan click sendiri atau cara curang lainnya untuk mendapatkan uang melalui Adsense?
Nah untuk menaikkan jumlah klik maka jumlah impresi juga harus ikut dinaikkan. Caranya tentu saja dengan promosi.
Jangan harap meraih penghasilan $10 perhari jika page impresinya cuma 100. Kecuali situs Anda memiliki keyword dengan harga yang tinggi atau Anda bermain curang hehe.
Nah kalau page impresinya sudah tinggi tapi penghasilan masih pas-pasan, yang ngeklik masih sedikit maka perlu dilihat page CTRnya. Ingat pengertian page CTR. Kalau page CTRnya kurang dari 1% maka page CTRnya perlu diperbaiki. Caranya dengan membuat tampilan iklan Adsense seolah-olah merupakan bagian situs dan isinya juga harus sesuai dengan isi situs tersebut
Semoga postingan ini bisa membantu Anda.
Di laporan tersebut terdapat 5 hal yaitu: Page Impressions, Clicks, Page CTR, Page e-CPM, dan Earnings. Sebagai catatan kelima hal ini muncul jika Anda memilih Inggris sebagai default bahasa akun Google Adsense Anda. Di bahasa Indonesia mungkin kata-katanya lain. Tapi pengertiannya sama kok.
Terus apa makna setiap bagian tersebut bagi kita? OK mari kita bahas satu persatu
Page Impressions
Merupakan jumlah berapa kali iklan Adsense muncul. Kalau sebuah halaman di pasangi 3 iklan adsense dan dikunjungi sebanyak 10 kali maka page impressionsnya ialah 3x10 = 30. Jadi page impressions beda dengan page view sebuah website.
Clicks
Sederhana saja, ini menunjukkan berapa kali iklan adsense di klik.
Page CTR
Kepanjangannya ialah Rage Click-thru Rate. Artinya prosentase dari jumlah klik dibagi dengan jumlah impresi. Sebagai contoh kalau impresinya sebanyak 1000 sedangkan kliknya sebanyak 27 maka Page CTRnya ialah (27 x 100%) : 1000 = 2,7%.
Page eCPM
Kepanjangannya effective cost per thousand (M = mill = thousand in Latin) atau harga per 1000 impresi. Rumus yang digunakan untuk menghitung eCPM ialah penghasilan/impresi kalikan dengan 1000. Sebagai contoh bila penghasilanmu ialah $1 dengan 100 impresi maka eCPMnya ialah 1/100 x 1000 = $10.
Earnings
Apalagi kalau bukan penghasilan.
Lalu apa makna dari setiap informasi tersebut?
Tentu saja jumlah penghasilan Adsense kamu akan ditentukan oleh jumlah orang yang mengiklik iklan Adsense. Namun jangan salah, bila jumlah klik besarnya hampir separo atau bahkan mendekati jumlah impresi bisa-bisa Google akan menendang keanggotaan kamu dari Adsense. Kenapa? Karena mereka akan menyangka kamu melakukan click sendiri atau cara curang lainnya untuk mendapatkan uang melalui Adsense?
Nah untuk menaikkan jumlah klik maka jumlah impresi juga harus ikut dinaikkan. Caranya tentu saja dengan promosi.
Jangan harap meraih penghasilan $10 perhari jika page impresinya cuma 100. Kecuali situs Anda memiliki keyword dengan harga yang tinggi atau Anda bermain curang hehe.
Nah kalau page impresinya sudah tinggi tapi penghasilan masih pas-pasan, yang ngeklik masih sedikit maka perlu dilihat page CTRnya. Ingat pengertian page CTR. Kalau page CTRnya kurang dari 1% maka page CTRnya perlu diperbaiki. Caranya dengan membuat tampilan iklan Adsense seolah-olah merupakan bagian situs dan isinya juga harus sesuai dengan isi situs tersebut
Semoga postingan ini bisa membantu Anda.
Sunday, 8 February 2009
Mengaktifkan PHP filter Input Format di Drupal 6
23:59
Secara default drupal 6 memang tidak mendukung input format PHP untuk memasukkan isi. Hal ini berbeda dengan Drupal 5 yang secara default mendukung fungsi ini. Lalu bagaimana? Apakah perlu tambahan module atau memang fungsi ini sudah dihilangkan?
Tenang saja, Anda tidak perlu meninggalkan Drupal 6 hanya karena masalah ini. Kita masih bisa mengisi content dengan PHP melalui drupal 6. Caranya tinggal aktifkan module PHP filter pada halaman module
Setelah itu Anda dapat menggunakannya seperti biasa
Selamat mencoba!
Tenang saja, Anda tidak perlu meninggalkan Drupal 6 hanya karena masalah ini. Kita masih bisa mengisi content dengan PHP melalui drupal 6. Caranya tinggal aktifkan module PHP filter pada halaman module
Site Building => Module
Setelah itu Anda dapat menggunakannya seperti biasa
Selamat mencoba!
Western Union untuk Publisher Adsense Indonesia
23:55
Beberapa hari yang lalu saya menerima email dari Google Adsense yang mengatakan kalau pendapatan dari Google Adsense ini bisa diperoleh menggunakan Western Union alias WU. Hal ini tentu saja dapat memberikan alternatif bagi publisher di Indonesia mengenai bagaimana pembayaran dari Adsense akan diterima.
Selama ini publisher di Indonesia hanya diberikan pilihan untuk menerima pembayaran dalam bentuk cek. Konsekuensinya:
- Cek diterima dalam jangan waktu yang lama (sekitar 30 hari lebih)
- Pencairan cek juga memakan waktu yang lama (sekitar 30 atau sesuai dengan ketentuan setiap bank)
- Fee untuk pencairan cek yang sangat besar (biasanya lebih dari $10 atau sesuai ketentuan setiap bank)
Pengalamanku kalau earning November baru akan terima cek akhir Januari dan selesai dicairkan akhir Februari. Alamak lama sekali.
Dengan Western Union kita bisa memangkas waktu dan fee tersebut. Begitu pihak Google Adsense mengeluarkan pembayaran yang muncul dalam payment History maka pengambilan uang melalui agen Western Union sudah dapat dilakukan.
Untuk mengetahui daftar lokasi agen Western Union terdekat dapat dilakukan dengan mengunjungi halaman Agent Locator. Pilih nama negara (misalnya Indonesia) terus tulis nama kota Anda. Hasilnya akan menunjukkan daftar agen Western Union di wilayah yang Anda cari.
Sebagai informasi biasanya yang menjadi agen Western Union ialah Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Kantor Pos. Selain itu jika memilih pembayaran melalui Western Union Quick Cash maka uang harus diambil dalam waktu 60 hari setelah Google Adsense melakukan pembayaran. Jika tidak maka uang tersebut akan dikembalikan ke account Google Adsense.
Berdasarkan blognya maseko berikut beberapa hal yang perlu disiapkan untuk mengambil uang di agen Western Union.
By the way, saya sendiri sedang mencoba pilihan pembayaran melalui Western Union. Kita lihat saja nanti bagaimana hasilnya.
Selama ini publisher di Indonesia hanya diberikan pilihan untuk menerima pembayaran dalam bentuk cek. Konsekuensinya:
- Cek diterima dalam jangan waktu yang lama (sekitar 30 hari lebih)
- Pencairan cek juga memakan waktu yang lama (sekitar 30 atau sesuai dengan ketentuan setiap bank)
- Fee untuk pencairan cek yang sangat besar (biasanya lebih dari $10 atau sesuai ketentuan setiap bank)
Pengalamanku kalau earning November baru akan terima cek akhir Januari dan selesai dicairkan akhir Februari. Alamak lama sekali.
Dengan Western Union kita bisa memangkas waktu dan fee tersebut. Begitu pihak Google Adsense mengeluarkan pembayaran yang muncul dalam payment History maka pengambilan uang melalui agen Western Union sudah dapat dilakukan.
Untuk mengetahui daftar lokasi agen Western Union terdekat dapat dilakukan dengan mengunjungi halaman Agent Locator. Pilih nama negara (misalnya Indonesia) terus tulis nama kota Anda. Hasilnya akan menunjukkan daftar agen Western Union di wilayah yang Anda cari.
Sebagai informasi biasanya yang menjadi agen Western Union ialah Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Kantor Pos. Selain itu jika memilih pembayaran melalui Western Union Quick Cash maka uang harus diambil dalam waktu 60 hari setelah Google Adsense melakukan pembayaran. Jika tidak maka uang tersebut akan dikembalikan ke account Google Adsense.
Berdasarkan blognya maseko berikut beberapa hal yang perlu disiapkan untuk mengambil uang di agen Western Union.
* Kartu identitas seperti KTP, SIM, atau paspor.
* Informasi pengirim, dalam hal ini adalah Google dengan identitas: Google Inc. 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, California 94043, USA. Phone Number: 650-253-4000
* Jumlah uang yang akan diambil yang informasinya dapat ditemukan pada halaman Payment History Google Adsense.
* Kode unik MTCN sebagai nomor referensi atau kode transfer.
Setelah semua siap, selanjutnya datang langsung ke agen Western Union, membayar bea materai yang diharuskan, dan seharusnya pembayaran sudah dapat diterima pada saat itu juga.
By the way, saya sendiri sedang mencoba pilihan pembayaran melalui Western Union. Kita lihat saja nanti bagaimana hasilnya.
Bolak-balik Gak Jelas
23:48
Itu mungkin kata-kata yang pas untuk menggambarkan blog ini. Bagaimana gak jelas? Dulu blog ini kubabtis sebagai blog pribadi. Isinya berbagai catatan harian plus aneka pengetahuan yang ingin kubagikan ke orang lain mulai dari ponsel sampai dengan php. Isnya ditulis dalam bahasa Indonesia. Nah, setelah pindah ke hardono.melesat.com, blog ini berganti menjadi informasi seputar blog dan webmaster yang di sajikan dalam bahasa Inggris. Tapi kini blog ini akan kembali hadir dalam bahasa Indonesia dengan tema yang sama + sedikit penambahan hehe
Kok ganti lagi?
Ceritanya begini. Sewaktu masih berbahasa Indonesia, blog ini termasuk sering dikunjungi dan dikomentari. Gak buanyak buanget sih, tapi pengunjungnya ada. Yang tidak kusangka, ternyata pageranknya mencapai nilai 3. Lumayan nih. Bisa buat ikutan Paid To Review.
Nah, karena aku sudah punya blog pribadi dan eman-eman kalau blog ini dibiarkan begitu saja maka kuputuskan untuk menghubahnya berbahasa Inggris. Harapanku pengunjungnya bertambah banyak, bukan hanya orang berbahasa Indonesia saja tetapi mereka yang gape bercas-cis-cus. Tapi ternyata oh nyatanya pengunjungnya kok tambah dikit dan blog ini jadi sepi peminat hehe.
Beberapa hari yang lalu aku diskusi dengan partnerku untuk membuat blog berbahasa Inggris tentang dunia perwebmasteran di Javasweb. Javasweb sendiri adalah jasa pembuatan situs yang bersama-sama kita kembangin.
Nah, daripada membuat dua blog dengan tema yang sama akhirnya blog ini kukembalikan lagi berbahasa Indonesia. Selain tentu saja alasan lain yang kusebutkan di atas. Tema yang akan diusung yaitu semua hal yang berkaitan dengan blog, webmaster, monetisasi, dan celuler.
Harapanku semoga blog ini bisa memberkati banyak orang dan semakin terkenal hehe.
Kok ganti lagi?
Ceritanya begini. Sewaktu masih berbahasa Indonesia, blog ini termasuk sering dikunjungi dan dikomentari. Gak buanyak buanget sih, tapi pengunjungnya ada. Yang tidak kusangka, ternyata pageranknya mencapai nilai 3. Lumayan nih. Bisa buat ikutan Paid To Review.
Nah, karena aku sudah punya blog pribadi dan eman-eman kalau blog ini dibiarkan begitu saja maka kuputuskan untuk menghubahnya berbahasa Inggris. Harapanku pengunjungnya bertambah banyak, bukan hanya orang berbahasa Indonesia saja tetapi mereka yang gape bercas-cis-cus. Tapi ternyata oh nyatanya pengunjungnya kok tambah dikit dan blog ini jadi sepi peminat hehe.
Beberapa hari yang lalu aku diskusi dengan partnerku untuk membuat blog berbahasa Inggris tentang dunia perwebmasteran di Javasweb. Javasweb sendiri adalah jasa pembuatan situs yang bersama-sama kita kembangin.
Nah, daripada membuat dua blog dengan tema yang sama akhirnya blog ini kukembalikan lagi berbahasa Indonesia. Selain tentu saja alasan lain yang kusebutkan di atas. Tema yang akan diusung yaitu semua hal yang berkaitan dengan blog, webmaster, monetisasi, dan celuler.
Harapanku semoga blog ini bisa memberkati banyak orang dan semakin terkenal hehe.
Tuesday, 13 January 2009
Create Block for Specifik Page on Drupal
23:14
My friend asked me to put his link on specifik page on my site that I build my site with Drupal. I thought it's very easy. Then I did that not more than minutes. His link doesn't appears to all page but only on specific page that he asked to me. So how can I do that?
For example if you want add some html script on certain term so here are what you must do. As note I use Drupal 5.xx another version maybe have same way.
First thing you must know ID (number) of the term If you don't know then let's do this.
1. Login to your drupal site
2. Go to Admin > Content Management > Categories > Choose list term on the categories that be mother of the term > Highlight or Click Edit
3. Then you will see number or ID of the term. Remember it
If you have get the ID than create a block
1. Go to Admin > Site Building > Block > Add Block
2. Save the block and edit again by click configure
3. Scroll down your browser and on the bottom you can see menu "Page specific visibility settings"
There are 3 option that you can use to show block on specific pages.
- Show on every page except the listed pages.
- Show on only the listed pages.
- Show if the following PHP code returns TRUE (PHP-mode, experts only).
If you just want show the block on specific page so choose option number 2 "Show on only the listed pages" Then on the textarea pages submit this
taxonomy/term/8
8 is ID of term. Because term located under category (taxonomy) so you must write taxonomy/term/8
4. Click Save
5. Now you can publish the block if it's not publish. It's mean you can locate block on specific section on your drupal site.
See if this is working.
Have a nice try!
For example if you want add some html script on certain term so here are what you must do. As note I use Drupal 5.xx another version maybe have same way.
First thing you must know ID (number) of the term If you don't know then let's do this.
1. Login to your drupal site
2. Go to Admin > Content Management > Categories > Choose list term on the categories that be mother of the term > Highlight or Click Edit
3. Then you will see number or ID of the term. Remember it
If you have get the ID than create a block
1. Go to Admin > Site Building > Block > Add Block
2. Save the block and edit again by click configure
3. Scroll down your browser and on the bottom you can see menu "Page specific visibility settings"
There are 3 option that you can use to show block on specific pages.
- Show on every page except the listed pages.
- Show on only the listed pages.
- Show if the following PHP code returns TRUE (PHP-mode, experts only).
If you just want show the block on specific page so choose option number 2 "Show on only the listed pages" Then on the textarea pages submit this
taxonomy/term/8
8 is ID of term. Because term located under category (taxonomy) so you must write taxonomy/term/8
4. Click Save
5. Now you can publish the block if it's not publish. It's mean you can locate block on specific section on your drupal site.
See if this is working.
Have a nice try!
Thursday, 8 January 2009
Set Xampp Security
03:14
To check how secure your XAMPP application go to you localhost http://localhost/security/ That page gives you a quick overview about the security status of your XAMPP installation. There are five item on that page.
1. Password for MySQL
2. Password for PhpMyAdmin
3. Password for FileZilla FTP
4. Safe Mode on PHP
5. newuser username on POP3 Server (Mercury Mail)
To fix the problems for mysql, phpmyadmin and the xampp directory just go to
=> http://localhost/security/xamppsecurity.php
But remember, it's only allowed for localhost only.
And how to set the other if it's mark as unsecured?
FileZilla FTP
First you need to install FileZilla as service. You can do that from XAMPP Control Panel. Check on Module FileZilla then follow the instruction. If your FileZilla server have started then click on Admin. You will ask for password that you must submit 'wampp' and click OK.

If success you will see FileZilla server interface.
Click on menu Edit > Users
Choose newuser on Users column
Change the password with your new password
Click Rename to rename username
Click OK after finish.
Now you can check on http://localhost/security/xamppsecurity.php to see if your FileZilla server get secure now.
PHP Safe Mode
Safe mode configuration is useful if you don't want to offer PHP executions for outside persons
But remember if you set safe mode some important functions will not working then. Click here to see more information about safe mode.
To set safe mode go to php.ini. Usually it located on %xampp installation folder%\apache\bin\php.ini.
Find safe_mode = Off and change to safe_mode = On
Find safe_mode_gid = Off and change to safe_mode_gid = On
Then restart your apache and check if your PHP is secure now
Mercury Mail
Usually newuser doesn't exist so you don't need to remove it.
Some Important Notes
1. If your computer is not online or blocked by a firewall or not running, your servers are SECURE against outside attacks so you can ignore the setting except your computer is public.
2. Use firewall to block access from outside and just open some function that need to be open.
Here The XAMPP default ports:
ftp 21/tcp # File Transfer [Control] (XAMPP: FTP Default Port)
smtp 25/tcp mail # Simple Mail Transfer (XAMPP: SMTP Default Port)
http 80/tcp # World Wide Web HTTP (XAMPP: Apache Default Port)
pop3 110/tcp # Post Office Protocol - Version 3 (XAMPP: POP3 Default Port)
imap 143/tcp # Internet Message Access Protocol (XAMPP: IMAP Default Port)
https 443/tcp # http protocol over TLS/SSL (XAMPP: Apache SSL Port)
mysql 3306/tcp # MySQL (XAMPP: MySQL Default Port)
AJP/1.3 8009 # AJP/1.3 (XAMPP: Tomcat AJP/1.3 Port)
http-alt 8080/tcp # HTTP Alternate (see port 80) (XAMPP: Tomcat Default Port)
Have a nice try!
1. Password for MySQL
2. Password for PhpMyAdmin
3. Password for FileZilla FTP
4. Safe Mode on PHP
5. newuser username on POP3 Server (Mercury Mail)
To fix the problems for mysql, phpmyadmin and the xampp directory just go to
=> http://localhost/security/xamppsecurity.php
But remember, it's only allowed for localhost only.
And how to set the other if it's mark as unsecured?
FileZilla FTP
First you need to install FileZilla as service. You can do that from XAMPP Control Panel. Check on Module FileZilla then follow the instruction. If your FileZilla server have started then click on Admin. You will ask for password that you must submit 'wampp' and click OK.

If success you will see FileZilla server interface.
Click on menu Edit > Users
Choose newuser on Users column
Change the password with your new password
Click Rename to rename username
Click OK after finish.
Now you can check on http://localhost/security/xamppsecurity.php to see if your FileZilla server get secure now.
PHP Safe Mode
Safe mode configuration is useful if you don't want to offer PHP executions for outside persons
But remember if you set safe mode some important functions will not working then. Click here to see more information about safe mode.
To set safe mode go to php.ini. Usually it located on %xampp installation folder%\apache\bin\php.ini.
Find safe_mode = Off and change to safe_mode = On
Find safe_mode_gid = Off and change to safe_mode_gid = On
Then restart your apache and check if your PHP is secure now
Mercury Mail
Usually newuser doesn't exist so you don't need to remove it.
Some Important Notes
1. If your computer is not online or blocked by a firewall or not running, your servers are SECURE against outside attacks so you can ignore the setting except your computer is public.
2. Use firewall to block access from outside and just open some function that need to be open.
Here The XAMPP default ports:
ftp 21/tcp # File Transfer [Control] (XAMPP: FTP Default Port)
smtp 25/tcp mail # Simple Mail Transfer (XAMPP: SMTP Default Port)
http 80/tcp # World Wide Web HTTP (XAMPP: Apache Default Port)
pop3 110/tcp # Post Office Protocol - Version 3 (XAMPP: POP3 Default Port)
imap 143/tcp # Internet Message Access Protocol (XAMPP: IMAP Default Port)
https 443/tcp # http protocol over TLS/SSL (XAMPP: Apache SSL Port)
mysql 3306/tcp # MySQL (XAMPP: MySQL Default Port)
AJP/1.3 8009 # AJP/1.3 (XAMPP: Tomcat AJP/1.3 Port)
http-alt 8080/tcp # HTTP Alternate (see port 80) (XAMPP: Tomcat Default Port)
Have a nice try!
Tuesday, 30 December 2008
Subscribe to:
Posts (Atom)